Gurita Cikeas merupakan salah satu buku yang paling laris bulan ini.Ketika menghilang karena diburu masyarakat, buku kontroversial, ‘Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century’ muncul di Semarang.
Kemunculan buku karya George Junus Aditjondro ini bukan di toko- toko buku ternama. Namun dijajakan keliling oleh penjual buku eceran di sekitar kompleks Gedung DPRD Jawa Tengah. Karena keberadaannya tengah menghebohkan, buku yang per-oplahnya dijual dengan harga Rp 40.000 inipun, laku keras. 10 buku yang dibawa penual ini langsung diborong oleh seorang pembeli.
Sementara, merasa mendapatkan untung lebih cepat, penjual buku keliling tersebut segera meninggalkan kompleks kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah. Sunu Fajar (30), pembeli buku ini mengaku memborong seluruh buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ yang dibawa penjual keliling tersebut untuk diri dan koleganya.
Sejak dikabarkan memicu kontroversi, dirinya berusaha mendapatkan di sejumlah toko buku ternama. Namun tidak berhasil karena buku ini sudah ‘menghilang’ dari pasaran. “Makanya, ketika ada penjual yang membawa 10 buku langsung saya borong semua,” ungkap Sunu yang juga seorang aktivis LSM di Kota Semarang ini, Senin (28/12).
Ia juga mengaku tak ragu untuk merogoh kocek lebih demi mendapatkan buku- buku ini. Karena akan diberikan kepada teman – teman sesama aktifis yang butuh informasi. “Terutama informasi seputar skandal Bank Century yang tengah menjadi sorotan publik oleh karena dugaan keterlibatan para pejabat penting di negeri ini,” ujarnya
Kemunculan buku karya George Junus Aditjondro ini bukan di toko- toko buku ternama. Namun dijajakan keliling oleh penjual buku eceran di sekitar kompleks Gedung DPRD Jawa Tengah. Karena keberadaannya tengah menghebohkan, buku yang per-oplahnya dijual dengan harga Rp 40.000 inipun, laku keras. 10 buku yang dibawa penual ini langsung diborong oleh seorang pembeli.
Sementara, merasa mendapatkan untung lebih cepat, penjual buku keliling tersebut segera meninggalkan kompleks kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah. Sunu Fajar (30), pembeli buku ini mengaku memborong seluruh buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ yang dibawa penjual keliling tersebut untuk diri dan koleganya.
Sejak dikabarkan memicu kontroversi, dirinya berusaha mendapatkan di sejumlah toko buku ternama. Namun tidak berhasil karena buku ini sudah ‘menghilang’ dari pasaran. “Makanya, ketika ada penjual yang membawa 10 buku langsung saya borong semua,” ungkap Sunu yang juga seorang aktivis LSM di Kota Semarang ini, Senin (28/12).
Ia juga mengaku tak ragu untuk merogoh kocek lebih demi mendapatkan buku- buku ini. Karena akan diberikan kepada teman – teman sesama aktifis yang butuh informasi. “Terutama informasi seputar skandal Bank Century yang tengah menjadi sorotan publik oleh karena dugaan keterlibatan para pejabat penting di negeri ini,” ujarnya